SEARCH

Showing posts with label Belajar Merancang Rumah Sederhana. Show all posts
Showing posts with label Belajar Merancang Rumah Sederhana. Show all posts

RENOVASI RUMAH, BIAYA KAKI LIMA TAPI HASILNYA BINTANG LIMA


Renovasi rumah, biaya kaki lima tapi hasilnya bintang lima. 
Ada gambar 2D & 3D sebelum dibangun.
Sesama muslim biaya design bisa diatur. 
Design masjid,mushollah,pondok yatim piatu & rumah Dhuafa GRATIS.
Hub : Design Teknika "Architect & Interior Designer" Studio - 081-2305-92491 / 081-3335-17740
Email : designteknika05@gmail.com

MAPPISARA TAHUDDIN
Perum Taman Surya Kencana
Cluster Uranus E/05 Grogol, Tulangan
Sidoarjo - Jawa Timur, Indonesia
Mobile Phone : 081-2305-92-491
mappis_24@yahoo.com

INILAH AKIBATNYA JIKA ANDA BELAJAR MERANCANG RUMAH SENDIRI

Tidak sedikit dari para pembaca blog ini yang mencibir sekaligus meragukan optimisme yang berusaha saya bangun bersama saudara-saudaraku yang lain....yahhhh,... Betapa tidak, karena ternyata melalui media inilah sebagian kawan yang sebelumnya tak pernah berpikir bahkan meskipun hanya berkhayal bisa mendesain rumahnya sendiri layaknya arsitek profesional....dan kini mereka sudah 'pede' membuka dialog dengan siapa saja yang ingin maju.

Hasilnya ?.... karya-karya itu akan saya buka satu per satu... 

Semboyan kami masih tetap :

"............banyak yang lebih mampu tetapi hanya "kami" yang mau melakukannya................."























BELAJAR MERANCANG RUMAH SEDERHANA 2


Pada entri terdahulu yang berjudul : "BELAJAR MERANCANG RUMAH SEDERHANA 1", rupanya banyak sekali menjadi materi bacaan pemirsa. Banyak yang mengajukan pertanyaan melalui E-mail dan tak sedikit yang mengirimkan saran dan kritik.

Terima kasih buat semuanya yang telah memberikan attensinya kepada materi bermanfaat ini.

Kali ini buat menjawab sekaligus merespons saran dan kritikan saudaraku tercinta maka berikut sebagian trik yang dapat menjadi pelengkap entri serupa sebelumnya.

PERTAMA
Identifikasi FUNGSI RUMAH TINGGAL yang akan anda rancang. Maksudnya begini, jika profesi anda adalah seorang profesional yang tak membawa pekerjaan ke rumah maka fungsi rumah anda adalah rumah tinggal biasa. Tetapi jika anda misalnya seorang dokter, pengacara, notaris, arsitek, guru, konsultan, psikiater ataupun berbagai profesi lainnya, maka identifikasi fungsi rumah yang akan anda desain adalah "Rumah Dokter", "Rumah Lawyer", "Rumah Notaris", "Rumah Arsitek" dan lain-lain.

KEDUA
Tuliskanlah semua PENGHUNI rumah yang akan menempati rumah hasil rancangan anda. Misalnya, Suami, istri, anak laki-laki kelas 3 SMU, anak perempuan kelas 3 SMP, anak perempuan kelas 5 SD, kakek, nenek, pembantu, sopir dan begitu seterusnya. Pasti anda bertanya : "buat apa dituliskan penghuninya?"... Sederhananya begini, sangatlah tidak mungkin semua penghuni akan dikumpulkan tidur (istirahat) di ruang tamu.

KETIGA
Identifikasi semua AKTIFITAS PENGHUNI selama berada di dalam rumah. Misalnya, tidur, mandi, makan, nonton, baca koran, bermain, cuci mobil, cuci motor, beribadah dan lain sebagainya.

KEEMPAT
Wadahi semua aktifitas penghuni masing-masing dengan ruangan. Maksudnya adalah aktifitasnya penghuni yang telah dituliskan one by one tadi akan membutuhkan ruangan, kamar atau space yang diperhitungkan. Pada tahapan ini biasanya disebut "KEBUTUHAN RUANG".

KELIMA
Setelah masing-masing penghuni sudah di"hadiahi" ruang-ruang, maka pada tahapan berikutnya adalah menyederhanakan kebutuhan ruang tadi agar lebih efektif dan fungsional. Misalnya, asumsi paling sederhana adalah setiap penghuni pada jam-jam tertentu ingin nonton TV maka ruang nonton TVnya dijadikan satu (buat kebersamaan keluarga) dengan membuat RUANG NONTON atau RUANG KELUARGA.....misalnya suami dan istri butuh tidur, maka kamar tidurnya cukup satu kamar buat mereka berdua dengan menciptakan RUANG TIDUR UTAMA......begitu seterusnya.

KEENAM
Anggap saja di dalam kertas anda sudah tertuliskan banyak ruang, kamar dll. Maka berikutnya adalah menciutkan kamar-kamar itu menjadi setidaknya empat kategori utama. Tahapan ini biasa disebut ZONIFIKASI atau PENZONINGAN. Adapun empat zona itu adalah :
1. Zona Publik
2. Zona Semi Publik
3. Zona Private
4. Zona Service

Zona Publik adalah zona dimana ruang-ruang ditempatkan sebagai area umum alias bisa dimasuki siapa pun baik itu penghuni rumah maupun tamu. Karena ke-umum-annya itulah sehingga area ini biasanya berada di zona terdepan rumah tinggal. Contoh ruang di zona publik antara lain : taman, garasi, teras depan, ruang tamu dan lain-lain.

Zona Semi publik adalah area dimana ruangan itu bisa dimasuki siapa pun termasuk tamu tetapi atas ijin pemilik rumah. Misalnya ruang keluarga, ruang nonton, serambi, ruang sholat dan lain-lain.

Zona Private adalah area yang diperuntukkan hanya untuk pemilik kamar yang tidak boleh dimasuki oleh orang yang bukan pemilik atau penghuninya. Misalnya kamar tidur, ruang belajar, ruang baca dan lain-lain.

Zona Service adalah area yang peruntukannya sebagai fasilitas penunjang aktifitas penghuni. Misalnya Kamar mandi/WC, dapur, ruang makan dan lain-lain.

KETUJUH
Fase ini adalah fase yang paling krusial dan perlu mendapatkan penanganan lebih teliti yaitu menganalisa HUBUNGAN RUANG. Ada beberapa metode yang bisa dilakukan baik yang sederhana ataupun yang sedikit lebih rumit (pada entri berikutnya akan kita ulas lebih dalam lagi). Yang ingin saya kemukakan adalah yang sederhana-sederhana saja yakni membuat kategori hubungan ruang. Contohnya begini : hampir semua ruangan (kamar) ingin selalu berhubungan dengan ruang keluarga. Artinya adalah ruang keluarga bisa menjadi satu-satunya atau satu diantara penghubung semua ruangan dalam rumah.

KEDELAPAN
Gambarkan hasil hubungan ruang kedalam bentuk sketsa. .....Ups,..jangan kuatir. Sketsa anda adalah sketsa anda sendiri dan tak seorang pun bisa menggugatnya...Khan toh desain ini adalah desain rumah anda sendiri?....




KESEMBILAN
Ubahlah menjadi gambar denah sebagaimana pernah kita bahas sebelumnya di "BELAJAR MERANCANG RUMAH SEDERHANA 1"....


SELAMAT MENCOBA !!!!!


MERANCANG RUMAH BERNAFAS




Istilah "bernafas" ini begitu populer digelarkan oleh hampir setiap kita pada desain yang "lega", "luang" dan memiliki sirkulasi sempurna.


Ada beberapa faktor yang bisa menjadikan rumah anda bernafas dengan lega,diantaranya :


SATU
Bukaan sirkulasi udara yang memadai bisa berupa jendela, open space, bovenlight, transom atau sejenisnya.


DUA
Luangkan waktu untuk memikirkan tempat "angin-angin" atau ventilasi di manapun sekehendak hati anda selama tak mengganggu estetika dan fungsi bangunan secara keseluruhan.


TIGA
Hadapkan bukaan itu searah dengan kecenderungan angin berhembus. Cara sederhana yang bisa anda tempuh adalah observasi keseharian yang bisa anda rasakan secara alami.

BELAJAR MERANCANG RUMAH SEDERHANA 1

Citraland the GreenLake penawaran khusus bulan ini
Type Crystal 264 m2 / Luas Tanah 294 m2,
Dijual dengan harga : Rp. 4.248.000.000 (hanya sampai 22 Januari 2015)
Sisa beberapa unit lagi
Harga naik 23 Januari 2015
Hubungi : MAPPIS (eco homes properti)
081-2305-92-491 / 081-333-51-7740
PIN BB : 5362512B
E-mail : mappis_24@yahoo.com
Line : Mappisara Tahuddin

Merancang bangunan-bangunan tinggi memang menjadi milik para ARSITEK. Mendesain isi ruangan dengan segala pernak perniknya adalah milik para INTERIOR DESIGNER. Menata taman dan "open space" menjadi keahlian para LANDSCAPER dan begitu selanjutnya.

Tetapi pernahkah anda membayangkan ketika anda yang diajak merancang rumah anda sendiri, menata perabot rumah anda, mendesain taman dan mengkalkulasi konstruksi bangunan rumah anda secara mandiri. Pastilah menjadi hal aneh!!!...yah aneh...tetapi itu hanya berlaku di luar sana.

Pada sesi ini, saya ingin mengajak anda membuka mata lebar-lebar betapa pekerjaan sulit itu bisa anda pelajari secara autodidak dan tak butuh waktu yang terlalu lama.

Berikut ini gambar-gambar standard yang harus disiapkan oleh anda sebagai "CALON ARSITEK"...

PERTAMA 



Denah atau Floor Plan

KEDUA

Gambar Tampak Depan
KETIGA

Potongan


KEEMPAT

Perspektif


Jangan pernah takut salah menentukan rancangan karena setiap hasil rancangan memiliki alasannya sendiri tanpa mampu diintervensi alasan lain yang merasa lebih baik....and toh desain itu adalah desain rumah anda sendiri. Baik ataupun buruknya hasil desain yang anda hasilkan toh anda bersama keluarga anda sendiri yang akan merasakannya..BUKAN ORANG LAIN!!!...


Agar terlihat profesional, jangan lupa lengkapi hasil desain anda dengan atribut standard. Kalau kurang yakin dengan format atribut itu, tidak ada salahnya browsing di internet mencari contoh-contoh atribut gambar.



KONSULTASI


Pertanyaan :
Bapak Mappisara yang baik. Saya seorang wiraswasta berdomisili di seputaran Grogol (alamat nanti aja). Lingkungan kami bermaksud mendirikan sebuah Musollah tetapi kami kesulitan merancang sendiri dan mencari jasa Arsitek pastilah membutuhkan ongkos yang sedikit ekstra. Mohon masukan dari bapak. terima kasih.
Dari AN,..Grogol



Tanggapan :


Bapak AN yang terhormat. Data yang bapak informasikan kepada saya sebenarnya kurang lengkap untuk lebih mengeksplorasi apa yang bapak inginkan. Tetapi baiklah, saya mencoba menduga-duga menurut versi saya.

Musollah pada umumnya adalah pusat kegiatan ibadah, acara peringatan keagamaan, sarana pendidikan formal maupun non formal dan begitu seterusnya. Sebelumnya perlu kita saling mengingatkan bahwa membangun pastilah sesuatu yang sulit tetapi memakmurkannya pasti jauh lebih sulit.

Yang perlu bapak pertimbangkan adalah, aksessibilitas publik, sirkulasi, sarana utilitas, aksessibilitas lingkungan. Saya memiliki beberapa sketsa sederhana, barangkali dapat menginspirasi bapak melanjutkan rancangan bapak itu.



Seringkali sktesa awal sangat membantu warga-warga lain di sekitar bapak untuk lebih mengembangkan lagi ide bapak itu sehingga rancangan akan menjadi lebih baik.


Kalau ada waktu saya akan coba membuat sketsa yang lebih spesifik. Walaupun begitu, silakan bapak melihat-lihat sketsa di blog ini yang mungkin posting-postingan saya yang lama. Mungkin akan bermanfaat, saya harap !!!

Meskipun demikian sekiranya bapak memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
1. Akan tampil beda Musollah di tempat bapak sekiranya di desain minim (mungkin minimalis), terbuka. Disamping sirkulasi udara akan maksimal, pencahayaan juga akan "hemat energi", biaya pembangunan akan berkurang, mudah pengembangannya di kemudian hari dan yang paling utama adalah fungsi-fungsi kemasyarakatan lainnya semisal fungsi ganda untuk pertemuan warga dan lain-lain.



2. Lakukan zonifikasi area, semisal penggunaan pohon, perubahan tekstur material (semisal paving stone dll) sehingga area "SUCI" dan "PUBLIC" yang mungkin ber"najis" dapat dipisahkan.



3. Perhatikan fasilitas pendukung seperti listrik, sumber air, keamanan, telepon (jika dibutuhkan) dan lain-lain. Silakan bapak sesuaikan dengan kebutuhan.

Demikian saran saya, semoga bermanfaat.

Masukkan alamat email anda untuk menjadi anggota forum ini